Palu, 19 Februari 2026 — UPA Perpustakaan menerima sumbangan koleksi buku dari Penulis Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D. yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako. Penyerahan dilakukan secara simbolis langsung kepada Kepala UPA Perpustakaan

Dalam suasana hangat dan penuh khidmat, Prof. Wahyuningsih, S.E., M.Sc., Ph.D. secara resmi menyerahkan tiga karya ilmiahnya kepada UPA Perpustakaan Universitas Tadulako. Penyerahan dilakukan secara simbolis serta menyerahkan buku-buku yang disumbangkan, sebagai wujud kontribusi nyata dalam memperkaya bahan bacaan literatur dan mendukung pengembangan pembelajaran di lingkungan kampus. Suasana akrab dan penuh apresiasi mewarnai momen tersebut, menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat budaya literasi dan akademik.

Dalam kegiatan tersebut, diserahkan 3 judul buku dengan total 6 eksemplar untuk menambah khazanah literatur perpustakaan. Ketiga judul yang disumbangkan adalah 1. Manajemen Waktu: Perspektif Islam, 2. Melepaskan Rasa Kepemilikan, dan 3. The Miracles of Al-Qur’an. Buku-buku tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan keilmuan, khususnya pada bidang pemikiran keislaman, serta penguatan karakter akademik mahasiswa.
Ketiga buku yang disumbangkan tersebut adalah sebagai berikut :

- Buku dengan judul “Manajemen Waktu: Perspektif Islam“, buku ini mengulas tentang bagaimana pengelolaan waktu sebagai amanah spiritual dan praktik produktivitas.

2. Buku dengan judul “Melepaskan Rasa Kepemilikan“, adalah buku yang mengulas sebuah refleksi mendalam tentang makna keikhlasan.

3. Buku dengan judul “The Miracles of Al-Qur’an”,adalah buku kisah nyata inspiratif yang mengupas keagungan dan keajaiban Al-Qur’an dari sudut pandang ilmiah dan spiritual.
Serah terima koleksi dilakukan secara resmi melalui Kepala UPA Perpustakaan, Hj. Nurhayati, S.Sos., M.Si., beliau menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas layanan perpustakaan dan akses literasi di lingkungan kampus. Tambahan koleksi dari para akademisi internal merupakan langkah strategis dalam memperkaya referensi bacaan serta memperoleh pengalaman baru dan seru dari seorang penulis.
Melalui kegiatan ini diharapkan budaya berbagi ilmu pengetahuan serta pengalaman penulis dapat memberi manfaat kepada lingkungan akademik, sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dan pengembangan intelektual.
